Luis Mila, Warisan Barca untuk Dunia

Laporan: FCBI Regional Luwuk

Barcelona akan selamanya tercatat dengan tinta emas dibuku sejarah, bukan cuma prestasi hebat melainkan juga berkat warisan berharganya bagi sepakbola dunia. Kekayaan tim catalan terletak pada filosofi permainan menyerang dalam bentuk tiki taka yag berbasis pada pengguasaan bola. Barca bahkan menciptakan tipe pemain khusus sebagai jantung bagi filosofi tersebut. Publik Camp nou mengenalnya sebagai si nomor 4. Pemain yang bergerak disekitar lapangan tengah dan bertugas mendistribusikan operan ke segala arah seperti halnya “quarterback” di sepak bola ala amerika.

Dan Luis Milla adalah model Nomor 4 pertama diBarca. Pria kelahiran teruel, Aragon (12 maret 1966, saat ini berumur 51 tahun) meski tidak istimewa secara fisik dan bukan gelandang jempolan menurut standard normal, tapi dialah jawaban pencarian cruyft ketika itu, ia sanggup memerankan sosok central midfielder yang dirancang sebagai anchorman untuk menciptakan bukan menghancurkan. Jebolan La masia itu memiliki keterampilan yang diperlukan untk melakukan hal itu dan membuat terkesan banyak orang.

Memulai karirnya sejak umur 16 tahun dengan bergabung di junior klub lokal CD Teruel di Aragon. Setahun kemudian, tepatnya pada tahun 1983 Milla bergabung dengan tim junior barcelona. Luis milla tdk perlu lama memikat pelatih anyar Barcelona, Johan Cruyft. Milla langsung dipromosikan ke Tim utama barcelona B pada tahun 1988. Luis Milla mencetak gol dalam debut bersama tim Barcelona saat melawan Real Zaragosa. Luis Milla adalah gelandang yang cocok untuk memerankan “nomor 4” pertama pada awal kepemimpinan Cruyft. Demi filosofi itu sang meneer Belanda bertaruh besar pada Milla.

Sayang, kendati menjadi pemain spesial Barcelona, Luis Milla tak bertahan lama di Camp nou. Pada tahun 1990 ia memutuskan hengkang dan bergabung bersama klub rival Real madrid. Keputusannyaa itu dikarenakan hubungan yang tidak harmonis dengan pelatih Johan Cruyft, tuntutan kenaikan gaji yang terlalu tinggi yang melanggar kebijakan klub menjadikan cruyft geram. Ketidak sepakatan tersebut membuat Milla justru ditepikan. Namun Kepindahan Milla ke Real madrid menjadi pintu ditemukannya Guardiola yang disebut sebagai nomor 4 sempurna. “Johan adalah seorang pelatih yang sangat hebat, tetapi dia bertindak seakaan dia adalah seorang sutradara. Saya punya beberapa kesulitan dengan dia. Saya berusia 23 tahun daan menyadari potensi reaksi dari kepindahan saya ke Madrid,” ujar Milla ketika itu, seperti dikutip di buku “Fear and Loathing in La Liga: Barcelona, Real madrid, and the World’s Greatest Sport Rivalri”

Kemudian pada tahun 1997, Luis Milla diboyong valencia yang mengakhiri kariernya sebagai pemain.
Setelah itu Milla mencari lisensi kepelatihan selama 5 tahun. Periode tersebut terjadi antara 2001 hingga 2006. Milla mengawali karier kepelatihannya sebagai assisten manager Michael laudrup di Getave. Kemudian dia dipercaya menangani timnas U-19 Spanyol, setelah Vicente del Bosque di tunjuk sebagai manager timnas senior.

Dan mungkin sangatlah beruntung kita sebagai pecinta sepakbola khususnya klub barcelona di indonesia karna Luis Milla Aspas atau yang biasa dikenal dengan Luis Milla dan sapaan akrabnya Milla merupakan pelatih Timnas indonesia sekarang, yang dikontrak PSSI selama 2 tahun dengan opsi perpanjangan. Semoga the number 4s yang menjadi warisan barcelona untuk dunia bisa memajukan persepakbolaan tanah air kita, khususnya timnas yang sangat kita banggakan dan kita cintai bersama.(*)

Karier kepelatihan :

 Pucol, 2006-2007

 Getafe (asisten), 2007-2008

 Spanyol U-19, 2008-2010

 Spanyol U-20, 2008-2010

 Spanyol U-21, 2010-2012

 Spanyol U-23, 2012

 Al Jazira, 2013

 Lugo, 2015-2016

 Indonesia 2017-……..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *