Fans Ganggu Konsentrasi Lionel Messi, Ini Pengakuan Gelandang MU

FCBI– Penggemar Manchester United mencoba mengganggu konsentrasi Lionel Messi dalam laga leg pertama babak delapan besar Liga Champions di Old Trafford. Pada satu kesempatan, fans tuan rumah meneriakan “Viva Ronaldo”. Messi dan Cristiano Ronaldo adalah rival abadi selama satu dekade terakhir. Kedua pemain diklaim sebagai yang terbaik di jagad ini. Namun, Ronaldo pernah bermain di Manchester United dan itu coba dimanfaatkan fans MU untuk mengganggu Messi.

Upaya itu dilakukan fans ketika ia dipaksa keluar lapangan di babak pertama setelah lengan Chris Smalling mengenai wajahnya. Dalam insiden itu, pemain Argentina tersebut berlumuran darah di wajahnya akibat luka di hidung dan bagian atas matanya. Ketika ia menerima perawatan dari tim medis Barca di sisi lapangan, para pendukung United di Old Trafford mengambil kesempatan untuk menekan Messi. Dan mereka melakukannya dengan menyanyikan ‘Viva Ronaldo’. Itu sebelumnya tidak banyak sering dilakukan sejak pemain internasional Portugal itu pergi dan bergabung dengan Real Madrid.

Pada laga ini, Barcelona menang tipis 1-0. Gol kemenangan Barca lahir dari bunuh diri Luke Shaw di menit ke-12. Namun, gol itu adalah buah kreasi Messi. Dan itu mungkin cukup sebagai pembalasan Messi untuk perlakuan fans MU. Terpisah, Gelandang Manchester United, Scott McTominay menyebut mereka bisa mengimbangi Barcelona di leg pertama babak delapan besar Liga Champions. Hanya saja, ia mengakui mereka memang terlalu menghormati Raksasa Catalan.

Gelandang muda United itu juga menyebut duel ini menjadi tontonan yang sangat menarik. “Dalam 10 menit pertama kami menunjukkan rasa hormat yang terlalu banyak pada mereka tetapi setelah itu kami terlihat lebih baik. Itu adalah malam yang menghibur untuk menonton di TV,” katanya usai pertandingan. “Barcelona adalah kelas atas, sulit untuk mendapatkan bola. Kami harus berbuat lebih banyak di depan gawang, mencetak lebih banyak gol. Ini pertandingan leg kedua yang besar. Ini baru separuh waktu. Kami adalah Manchester United dan Anda tidak akan pernah bisa menghapus kami,” tegasnya.

Dalam laga yang berlangsung di Old Trafford, Barca yang menurunkan trisula; Lionel Messi, Luis Suarez, dan Philippe Coutinho langsung menekan sejak awal. Mereka pun bisa mencetak gol di menit ke-12. Diawali umpan terobosan kepada Messi di kotak penalti, kapten Barca itu kemudian mengirimkan umpan brilian kepada Luis Suarez yang langsung menyundul bola. Bola sepertinya akan mengarah keluar namun berbelok arah ke dalam gawang karena mengenai pinggul Luka Shaw. Wasit sempat menyatakan terjadi offside sebelum gol. Namun, setelah melihat Video Asisten Wasit (VAR), wasit mengesahkan gol itu.

Tertinggal 0-1, MU yang bermain dengan formasi 3-5-2 dengan Romelu Lukaku dan Marcus Rashford sebagai duet penyerang kesulitan keluar dari tekanan. Bahkan, Barca nyaris menggandakan keunggulan di menit ke-36. Beruntung kiper David de Gea mampu menahan tendangan keras jarak dekat Coutinho dengan kakinya. MU yang hanya melakukan 35 % penguasaan bola baru mendapat peluang bagus di menit ke-40 ketika Diogo Dalot lepas dari pengawalan saat Ashley Young mengirim umpan terukur dari sisi kanan. Sayangnya, sundulan jarak dekat bek muda itu tidak mengarah ke gawang Barca yang dikawal Marc-Andre ter Stegen. Skor 1-0 pun menjadi hasil paruh pertama.

Kembali dari ruang ganti, MU tampil lebih baik. Mereka pun bisa mengontrol pertandingan. Namun, peluang terbaik pertama lagi-lagi lahir dari kubu lawan. Pada menit ke-67, Suarez yang menerima umpan Nelson Semedo berhasil masuk ke kotak penalti sebelum melepaskan tembakan keras yang menyamping di sisi kiri tiang gawang. United yang tanpa tembakan tepat sasaran di babak pertama mendapat kans bagus di menit ke-69 ketika pemain pengganti Arturo Vidal menjatuhkan Paul Pogba di depan kotak penalti. Tetapi, eksekusi Rashford melayang jauh di atas mistar gawang.

Tuan rumah yang memasukkan Anthony Martial dan Jesse Lingard untuk menggantikan Lukaku dan Dolot hingga menit 75 belum juga bisa memberikan ancaman nyata. Namun, mereka setidaknya sudah bisa melakukan enam percobaan dan meningkatkan penguasaan bola mereka hingga 39 %. Barcelona mendapat peluang bagus di menit ke-81 setelah Pogba menjatuhkan Messi depan kotak penalti. Beruntung bagi MU, tendangan Messi yang mencoba mengarahkan bola di bawah kaki pagar betis yang dibuat pemain MU masih mampu ditangkap De Gea.

MU merespons lewat serangan balik cepat. Akan tetapi, upaya Martial dipotong Gerard Pique dan hanya menghasilkan sepak pojok. MU kemudian memasukkan Andreas Perreira di menit ke-84 menggantikan Rashford. Namun, tidak ada gol yang bisa dihasilkan MU dan skor 0-1 tetap menjadi hasil akhir. Dengan hasil ini, Barca kini di atas angin. Mereka hanya butuh hasil seri pada leg kedua, pekan depan. Sedangkan United, mereka wajib menang dua gol atau dengan skor 2-1 untuk membalikkan keadaan di Camp Nou. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *